SARING SEBELUM SHARING : CEGAH CYBERBULYING
Internet adalah sitem jaringan yang menghubungkan berbagai perangkat ke perangkat lainnya. Media sosial adalah salah satu penggunaan terbesar untuk berkomunikasi secara luas seperti yang kalian tahu bahwasannya media sosial termasuk platform terbesar di internet. Meski begitu, setiap hal pasti selalu memiliki dampak positif dan negatifnya. Salah satu cara membully seseorang dari media social, yaitu dengan cara cyberbullying.
Apa itu cyberbullying?
Pengertian cyberbullying menurut Machsun Rifauddin di dalam jurnal Khazanah al-hikmah adalah teknologi internet untuk menyakiti orang lain dengan cara sengaja dan diulangulang”. Cyberbullying juga diartikan sebagai bentuk intimidasi yang pelaku lakukan untuk melecehkan korbannya melalui perangkat teknologi. Pelaku ingin melihat seseorang terluka, ada banyak cara yang mereka untuk menyerang korban dengan pesan kejam dan gambar yang mengganggu dan disebarkan untuk mempermalukan korban bagi orang lain yang melihatnya.
Cyberbullying adalah perilaku pembullyan atau perundungan kepada seseorang yang biasa dilakukan seseorang di media sosial. Meski begitu cyberbullying tidak bisa kita normalisasikan. Sebab perbuatan itu memiliki dampak negatif. Cyberbullying terbagi menjadi beberapa jenis seperti:
Amarah (flaming): pelaku menyerang korban dengan kata kata kasar yang menghina
Pelecehan (harassment): pelakusecara terus menerus mengganggu korban melalui berbagai platform online
Fitnah atau pencemaran nama baik (Denigration): Pelaku menyebarkan informasi palsu atau memfitnah korban
Peniruan (impersonation): pelaku menyamar untuk menjadi korban untuk melakukan suatu hal seperti memalukan korban menggunakan penyamaran mereka
Tipu daya (outing and Trickey)
Outing: pelaku menyebarkan rahasia atau rahasia tanpa sepenggetahuan korban dan Trickey: pelaku menipu korban untuk mendapatkan rahasia atau informasi dari korban
Pengucilan (Exclusion): pelaku dengan sengaja mengucilkan koban
Dampak negative dari cyberbullying?
Bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental
Menurunnya rasa percaya diri
Menarik diri dari lingkungan social
Prestasi menurun
Resiko tindakan berbahaya
Trust issues secara berlebihan (terlalu waspada pada sesuatu)
Trauma pada media sosial
Berikut penjelasan tentang pencegahan dari cyberbullying : bertahan, melawan dan langkah menghentikan komentar negatif dari oknum cyberbullying. Cobalah menjauhi postingan sosial media yang mungkin membahayakan kesehatan mental, untuk melihat komentar yang baik diantara komentar jelek lainnya dan usahakan untuk mengklarifikasi setidaknya sekali sampai tiga kali, berusahalah untuk tidak menunggu permintaan maaf dari sang oknum cyberbullying.
Cegah cyberbullying
Menurut berbagai penelitian dalam jurnal Hinduja,S., & Patchin, J. (2015). Bullying beyond the schoolyard: Preventing and Responding cara pencegahan cyberbullying sebagai berikut:
Menggunakan internet dengan bijak, penggunaan internet perlu berpikir sebelum menulis atau mengunggah sesuatu di media sosial.
Menghargai orang lain di dunia maya
Salah satu cara pencegahan cyberbullying adalah dengan menghormati saat berkomunikasi
Tidak menyebarkan informasi pribadi dengan terlalu oversharing
Melaporkan perilaku perundungan, sebaiknya segera melaporkan kepada guru atau orang tua
Meningkatkan literasi digital, membantu seseorang memahami cara menggunakan internet
Etika berinternet (netiquette)
Memiliki etika dalam berkomunikasi secara online. Menghormati privasi dan hak orang lain, memberikan informasi sesuai fakta tanpa di lebih lebihkan, secara buruk mupun baik. Selain itu mari hindarkan beberapa hal ini: Percaya pada informasi internet, tanpa mencari fakta dalam pernyataan yang bisa saja tidak diikuti oleh kebenaran sesungguhnya. Memahami batas dalam memberitahu sesuatu dengan memikirkan hak dan privasi seseorang. Jangan terlalu mudah untuk memberitahu privasi sendiri (oversharing). Terkadang meski kita sudah merasakan bahwa kita nyaman dengannya, kita juga harus memikirkan batas dalam sharing sesuatu. Seperti mencegah komentar negatif dari oknum anonim, menjaga tutur kata dan memastikan telah menjaga privasi sendiri maupun orang lain.
Kesimpulan
Internet adalah tempat yang dapat menghasilkan rasa percaya diri maupun menurunnya percaya diri. Ingatlah untuk selalu berhati hati terhadap Informasi, nama baik serta privasi, pastikan telah memenuhi cara menggunakan internet dengan baik. Pastikan menghindari beberapa unser anonim dan batasan pada informasi pribadi itu sangat penting, cyberbulling memiliki luka dari dampak yang sangat berbekas serta mendalam, seperti trust issues atas kewaspadaan memposting sesuatu, trauma mendalam, menurunnya rasa percaya diri, menurunnya prestasi, beresiko melakukan tindakan berbahaya, merusak mental heatly, menarik diri dari lingkungan sosial, serta dampak lainnya. Oleh sebab itu etika berinternet sangat penting dalam menggunakan media sosial dan menjadi langkah pencegahan perilaku cyberbullying.
